LHKPN

Dasar Hukum LHKPN

Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara


Kewajiban Penyelenggara Negara untuk melaporkan harta kekayaan diatur dalam:

  1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;
  2. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi; dan
  3. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Adapun Penyelenggara Negara sebagaimana dimaksud dalam pasal Pasal 2 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 adalah sebagai berikut:

  1. Pejabat Negara pada Lembaga Tertinggi Negara;
  2. Pejabat Negara pada Lembaga Tinggi Negara;
  3. Menteri;
  4. Gubernur;
  5. Hakim;
  6. Pejabat negara yang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
  7. Pejabat lain yang memiliki fungsi strategis dalam kaitannya dengan penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang meliputi:
    1. Direksi, Komisaris dan pejabat struktural lainnya sesuai pada Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah;
    2. Pimpinan Bank Indonesia;
    3. Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri;
    4. Pejabat Eselon I dan pejabat lain yang disamakan di lingkungan sipil, militer dan Kepolisian Negara Republik Indonesia;
    5. Jaksa;
    6. Penyidik;
    7. Panitera Pengadilan; dan
    8. Selain jabatan-jabatan di atas, maka jabatan-jabatan berikut ini juga diwajibkan untuk menyampaikan LHKPN kepada KPK, yaitu:
      1. Pejabat Eselon II dan pejabat lain yang disamakan di lingkungan instansi pemerintah dan atau lembaga negara;
      2. Semua Kepala Kantor di lingkungan Departemen Keuangan;
      3. Pemeriksa Bea dan Cukai;
      4. Pemeriksa Pajak;
      5. Auditor;
      6. Pejabat yang mengeluarkan perijinan;
      7. Pejabat/Kepala Unit Pelayanan Masyarakat; dan
      8. Pejabat pembuat regulasi;
      9. Pejabat-pajabat lainnya yang diiwajibkan untuk menyampaikan LHKPN berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Instansi di lingkungannya masing-masing;
      10. Kandidat atau Calon Penyelenggara Negara yang berdasarkan perintah undang-undang diwajibkan untuk menyampaikan LHKPN. Misalnya: Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden serta Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah.

JABATAN LAIN YANG JUGA DIWAJIBKAN UNTUK MENYAMPAIKAN LHKPN

Menurut Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi; Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Nomor: SE/03/M.PAN/01/2005 tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) :

  1. Pejabat Eselon II dan pejabat lain yang disamakan di lingkungan instansi pemerintah dan atau lembaga negara;
  2. Semua Kepala Kantor di lingkungan Departemen Keuangan;
  3. Pemeriksa Bea dan Cukai;
  4. Pemeriksa Pajak;
  5. Auditor;
  6. Pejabat yang mengeluarkan perijinan;
  7. Pejabat/Kepala Unit Pelayanan Masyarakat; dan
  8. Pejabat pembuat regulasi

KELALAIAN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN LHKPN

Berdasarkan Pasal 20 undang-undang yang sama akan dikenakan sanksi administratif sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

NO.

NAMA

JABATAN

TAHUN

2023

2024

2025

1. Drs. Rd. Mahbub Tobri, M.H.

Ketua

Lampiran Lampiran Lampiran
2. Dr. Drs. Nurul Huda, S.H., M.H.

Wakil Ketua

Lampiran Lampiran Lampiran
3. Mahmud, S.H., M.Hum.

Hakim Tinggi

Lampiran Lampiran Lampiran
4. Drs. Zulkifli

Hakim Tinggi

Lampiran Lampiran Lampiran
5. Drs. Nur Amin, M.H.

Hakim Tinggi

Lampiran Lampiran Lampiran
6. Drs. Wanjofrizal

Hakim Tinggi

Lampiran Lampiran Lampiran
7. Drs. Hasani, S.H.

Panitera

Lampiran Lampiran Lampiran
8. Dr. Ita Sasmita, S.H., M.H.

Sekretaris

Lampiran Lampiran Lampiran
9. Abdul Basit Fikri, S.H., S.Ag.

Kabag Umum dan Keuangan

Lampiran Lampiran Lampiran
10. Erfi Warni, S.E.

Kabag Perencanaan dan Kepegawaian

Lampiran Lampiran Lampiran
12. Drs. Mohamad Asngari

Panitera Muda Hukum

Lampiran Lampiran Lampiran
13. Drs. M. Nasir

Panitera Pengganti

Lampiran Lampiran Lampiran
14. Dra. Hj. Marianah, S.H.

Panitera Pengganti

Lampiran Lampiran Lampiran
15. Chartiko Setia Utomo, S.Sos, S.H.

Panitera Pengganti

Lampiran Lampiran Lampiran
16. Muhammad Sahir, S.Ag.

Panitera Pengganti

Lampiran Lampiran Lampiran
17. Ulfah Kharimah, S.Sos

Klerek – Penelaah Teknis Kebijakan

Lampiran Lampiran Lampiran